Pada hari Senin IOC (International Olympic Committee) mengumumkan bahwa untuk negara-negara yang tidak memiliki hak siar Olimpiade Beijing 2008, warganya bisa menyaksikan konten Olimpiade secara online melalui Youtube. Walaupun NBC memiliki hak siar video Olimpiade untuk wilayah Amerika Serikat, hak siar eksklusif tidak diberikan ke lebih dari 70 negara lainnya. Untuk negara-negara tersebut, masyarakatnya diberikan akses saluran khusus Olimpiade dari Youtube, youtube.com/beijing2008 mulai dari tanggal 6 Agustus.
Pihak IOC mengatakan bahwa divisi Olympic Broadcasting Services akan membuat konten di saluran Youtube yang akan berisi cuplikan pertandingan, berita dan video dari perhelatan olah raga terbesar di dunia itu. Saluran khusus tadi juga akan dipenuhi iklan-iklan dari 12 sponsor eksklusif IOC. Youtube dan perusahaan induknya (Google) akan menghapus video yang melanggar hak cipta IOC dan konten Olimpiade.
Untuk negara seperti Amerika Serikat yang telah mendapatkan hak akses secara eksklusif, Youtube akan menggunakan metode geo-blocking, yaitu memblokir akses para pengguna berdasarkan alamat IP tertentu ke konten Olimpiade di Youtube, tetapi mereka bisa mendapatkan konten secara online dari perusahaan televisi yang telah mendapatkan hak siar dari IOC, misalnya NBC yang menyediakan konten Olimpiade melalui situsnya http://www.nbcolympics.com/. NBC bekerja sama dengan Microsoft untuk menyediakan akses streaming video online ke rumah-rumah di AS. Untuk China sendiri konten online disediakan oleh televisi pusat.
IOC pertama kali memperbolehkan akses konten Olimpiade secara online pada Olimpiade musim panas 2004 di Athena, Yunani di mana 23 wilayah dapat melihat video secara online saat Olimpiade musim dingin 2006 di Turin, Italia.
Semoga hadirnya konten khusus Olimpiade di Youtube akan memudahkan penduduk dari berbagai negara mendaptkan informasi mengenai Olimpiade di Beijing dan meningkatkan antusias masyarakat dalam mendukung atlet-atlet negaranya. (CNet)

Komentar